yaap......bagi ukti wa akhi ingin cereamah singkat ini dia..pendek kok ...... moga bermanfaat ya akhi wa ukti.
Sebelumnya mari kita berterimah kasih kepada Gurutta yang sudah merangkai ceramah ini dan dibukukan sehingga kita dapat menggunakan dan mempelajari buku ceramah ini. Sedangkan ana sendiri ingin berbagi dengan para sahabat semua agar bisa menyebarkan kebaikan dibulan suci Ramadhan yang sudah didepan mata ini.
oke.....kita mulai.....
" PENDIDIKAN ISLAM DAN PEMBINAAN ANAK SHALEH"
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد الله الذي وَفٌقَ مَنْ أحَبٌهُ الي اتٌبَا عِ دِيْنِهِ الَيٌِمْ. أشْهَدُ أن لاّ اله أِلاٌ الله وحده لاّشَرِيْكَ لَهُ الذي خَلَقَ اْللنْسَا نَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ. واشهد أنٌ محمٌدا عَبْدُهُ وَرَسُوْ لُهُ اْلهَا دِ ي اِلَي صِرَاطٍ مُسْتًَقِيْمٍ مَنْ سَلَكَهُ فَازَ بِا لعِزٌَ وَالنٌَعِيْمِ اْلمُقِيْمِ وَمَنْ حَادَ عَنْهُ رُمِيْ بِهِ فِي اْلجَحِيْمِ. وَالصٌَلَا ةُ وَالسٌَلَامُ عَلَي سَيٌِدِ اْلخَلْقِ مُحَمٌَدِابْنِ عَبْدِ الله وَعَلَي ألِهِ وَاَصْحَا بِهِ الذِيَنَ جَا هَدُوْ فِي الله حَقٌَ جِحَا دِهِ فَكَانُوْا أحِقٌاءَ بِا لنٌَعِيْمِ اْلمُقِيْمِ. أَمٌا بعد:
Saudara-saudara kaum muslimin rahimakumullah
Di dalam kitab suci Al-Qur'an Allah telah berfirman:
أِنٌهُمْ فِتْيَةُُ ءَامَنُوْا بِرَ بٌِههِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى
Artinya:
Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk (al-kahfiy: 13).
Ayat suci Al-Qur'an tersebut adalah melukiskan suatu riwayat para remaja Ashabul Kahfi yang beriman saja, yang karena itu mereka mendapat limpahan hidayah dan bimbingan Allah, tetap dijalan kebenaran dan kebaikan, kesopanan dan kebaktian menuju keridhaan - Nya. para remaja yang telah diabadikan Allah dalam kitab suci-Nya itu dalam suatu ilustrasi dari masaknya buah pendidikan agama yang telah diberikan Ibu-Bapaknya sejak kecilnya, dalam rangka memenuhi amanat Allah kepada mereka. Memang, dalam rangka memelihara amanat itu, maka Ibu-Bapak dapat mempunyai beberapa kewajiban terhadap anaknya. diantara kewajiban-kewajiban itu yang paling penting untuk dilaksanakan ialah mendidik beragama. mendidik anak beragama adalah wajib hukumnya. Tegasnya, bahwa Ibu-Bapak dapat berdosa jika anaknya tidak di didik apalagi mengenai agama, sampai menjadi anak yang shaleh, sesuai dengan sabda Rasulullah Saw:
أِلْزَمُوْا أوْلآدَكُمْ وَ أَحْسِننُوْا أدَبَهُمْ
Artinya:
"Hendaklah kamu mendidik anak-anakmu dan memperbaiki( meluhurkan) akhlaknya".
Sungguh bahagia Ibu-Bapak yang dikaruniai oleh Allah anak yang shaleh, Anak yang shaleh ialah anak yang berbudi luhur, taat mengabdi kepada Allah, berbakti pada Ibu-Bapaknya dan berjasa bagi bangsanya dan agama. untuk dapat mempunyai anak yang shaleh, tentu saja mulai pendidikan agama sejak kecilnya. Ibu-Bapak yang mempunyai anak yang shaleh itu berarti memperoleh keberuntungan dunia akhirat.
Di dunia, jika si anak tau balas budi kepada Ibu-Bapaknya, berarti anak tersebut berarti anak tersebut tidak menjadi anak yang durhaka atau anak berandalan. karena dia telah mengerti bahwa durhaka kepada Ibu-Bapak itu adalah dosa besar, sesuai dengan sabda Nabi :
ألاّ أُنَبٌِعُكُمْ بِأ كْبَرِ ؟ قَالُوْا بَلَى الشٌرْكُ بِاللهِ وَعُقُوْقِ اْلوَالِدِ ألاَ وَقُوْلً الزُوْرَ.
Artinya: Maukah kamu aku beritahukan tentang dosa besar ? para sahabat menjawab; ya Rasulullah ! lalu Rasulullah bersabda : Dosa yang paling besar adalah syirk(menyekutukan tuhan), durhaka kepada Ibu-Bapak dan perkataan yang bohong. (HR.Muslim)
Dalam pada itu, Rasulullah mengatakan pula akan keberuntungan dan kebahagian yang dialami oleh Ibu-Bapak di akhirat nanti:
أِزَا مَاتَ ابْنُ أدَمُ أِنْقَطَعَ عَمَلُهَ اِلاٌ مِنْ ثَلَثِ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْوَلَدٍ صَا لِحٍ يَدْعُوْلَهُ. روه مسلم
Artinya: Apa bila anak Adam meninggal dunia maka putuslah segala amalnya, kecuali pahala atas tiga hal : amal jariah, ilmu yang terus dimanfaatkan orang dan anak shaleh yang selalu mendoakanya.
Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia
Jadi anak shaleh (dalam istilah bahasa arab), adalah lawan anak thaleh, yaitu lawan anak yang terdidik dengan agama dari semenjak kecilnya. kalau anak yang thaleh akan menjadi fitnah bagi Ibu-Bapaknya didunia dan akhirat, sedangkan anak yang shaleh akan memberikan kebahagian, rahmat dan pengampunan Allah bagi Ibu-Bapaknya didunia dan di akhirat. sungguh berbahagialah Ibu-Bapak yang dapat mewariskan kepada anaknya ", adab yang baik", akhlak yang luhur", dan aqidah yang kuat, sesuai dengan tuntunan Nabi Saw:
مَا نَحِلَ وَالِدٍ وَلَدَهُ مِنْ نَحِلٍ أَفْضَلَ مِنْ أدَبٍ حَسَنٍ.
Artinya:
" Tiada pemberian dari orang tua untuk anaknya yang lebih berharga dari pada adab( pendidikan agama) yang sebaik-baiknya". (HR.at-Turmudz)
itulah pusaka yang kekal abadi yang tak akan habis-habisnya yang tidak dapat dicuri dan dirampok oleh orang lain, suatu pusaka yang jauh lebih berharga dari pusaka yang berupa hart benda, emas dan permata.
Wassalamua'laikum warahmatullahi wabarakatu
:) salam ukhti wa akhi !
untuk ceramah lainya klik di sini
Sebelumnya mari kita berterimah kasih kepada Gurutta yang sudah merangkai ceramah ini dan dibukukan sehingga kita dapat menggunakan dan mempelajari buku ceramah ini. Sedangkan ana sendiri ingin berbagi dengan para sahabat semua agar bisa menyebarkan kebaikan dibulan suci Ramadhan yang sudah didepan mata ini.
oke.....kita mulai.....
" PENDIDIKAN ISLAM DAN PEMBINAAN ANAK SHALEH"
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد الله الذي وَفٌقَ مَنْ أحَبٌهُ الي اتٌبَا عِ دِيْنِهِ الَيٌِمْ. أشْهَدُ أن لاّ اله أِلاٌ الله وحده لاّشَرِيْكَ لَهُ الذي خَلَقَ اْللنْسَا نَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ. واشهد أنٌ محمٌدا عَبْدُهُ وَرَسُوْ لُهُ اْلهَا دِ ي اِلَي صِرَاطٍ مُسْتًَقِيْمٍ مَنْ سَلَكَهُ فَازَ بِا لعِزٌَ وَالنٌَعِيْمِ اْلمُقِيْمِ وَمَنْ حَادَ عَنْهُ رُمِيْ بِهِ فِي اْلجَحِيْمِ. وَالصٌَلَا ةُ وَالسٌَلَامُ عَلَي سَيٌِدِ اْلخَلْقِ مُحَمٌَدِابْنِ عَبْدِ الله وَعَلَي ألِهِ وَاَصْحَا بِهِ الذِيَنَ جَا هَدُوْ فِي الله حَقٌَ جِحَا دِهِ فَكَانُوْا أحِقٌاءَ بِا لنٌَعِيْمِ اْلمُقِيْمِ. أَمٌا بعد:
Saudara-saudara kaum muslimin rahimakumullah
Di dalam kitab suci Al-Qur'an Allah telah berfirman:
أِنٌهُمْ فِتْيَةُُ ءَامَنُوْا بِرَ بٌِههِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى
Artinya:
Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk (al-kahfiy: 13).
Ayat suci Al-Qur'an tersebut adalah melukiskan suatu riwayat para remaja Ashabul Kahfi yang beriman saja, yang karena itu mereka mendapat limpahan hidayah dan bimbingan Allah, tetap dijalan kebenaran dan kebaikan, kesopanan dan kebaktian menuju keridhaan - Nya. para remaja yang telah diabadikan Allah dalam kitab suci-Nya itu dalam suatu ilustrasi dari masaknya buah pendidikan agama yang telah diberikan Ibu-Bapaknya sejak kecilnya, dalam rangka memenuhi amanat Allah kepada mereka. Memang, dalam rangka memelihara amanat itu, maka Ibu-Bapak dapat mempunyai beberapa kewajiban terhadap anaknya. diantara kewajiban-kewajiban itu yang paling penting untuk dilaksanakan ialah mendidik beragama. mendidik anak beragama adalah wajib hukumnya. Tegasnya, bahwa Ibu-Bapak dapat berdosa jika anaknya tidak di didik apalagi mengenai agama, sampai menjadi anak yang shaleh, sesuai dengan sabda Rasulullah Saw:
أِلْزَمُوْا أوْلآدَكُمْ وَ أَحْسِننُوْا أدَبَهُمْ
Artinya:
"Hendaklah kamu mendidik anak-anakmu dan memperbaiki( meluhurkan) akhlaknya".
Sungguh bahagia Ibu-Bapak yang dikaruniai oleh Allah anak yang shaleh, Anak yang shaleh ialah anak yang berbudi luhur, taat mengabdi kepada Allah, berbakti pada Ibu-Bapaknya dan berjasa bagi bangsanya dan agama. untuk dapat mempunyai anak yang shaleh, tentu saja mulai pendidikan agama sejak kecilnya. Ibu-Bapak yang mempunyai anak yang shaleh itu berarti memperoleh keberuntungan dunia akhirat.
Di dunia, jika si anak tau balas budi kepada Ibu-Bapaknya, berarti anak tersebut berarti anak tersebut tidak menjadi anak yang durhaka atau anak berandalan. karena dia telah mengerti bahwa durhaka kepada Ibu-Bapak itu adalah dosa besar, sesuai dengan sabda Nabi :
ألاّ أُنَبٌِعُكُمْ بِأ كْبَرِ ؟ قَالُوْا بَلَى الشٌرْكُ بِاللهِ وَعُقُوْقِ اْلوَالِدِ ألاَ وَقُوْلً الزُوْرَ.
Artinya: Maukah kamu aku beritahukan tentang dosa besar ? para sahabat menjawab; ya Rasulullah ! lalu Rasulullah bersabda : Dosa yang paling besar adalah syirk(menyekutukan tuhan), durhaka kepada Ibu-Bapak dan perkataan yang bohong. (HR.Muslim)
Dalam pada itu, Rasulullah mengatakan pula akan keberuntungan dan kebahagian yang dialami oleh Ibu-Bapak di akhirat nanti:
أِزَا مَاتَ ابْنُ أدَمُ أِنْقَطَعَ عَمَلُهَ اِلاٌ مِنْ ثَلَثِ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْوَلَدٍ صَا لِحٍ يَدْعُوْلَهُ. روه مسلم
Artinya: Apa bila anak Adam meninggal dunia maka putuslah segala amalnya, kecuali pahala atas tiga hal : amal jariah, ilmu yang terus dimanfaatkan orang dan anak shaleh yang selalu mendoakanya.
Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia
Jadi anak shaleh (dalam istilah bahasa arab), adalah lawan anak thaleh, yaitu lawan anak yang terdidik dengan agama dari semenjak kecilnya. kalau anak yang thaleh akan menjadi fitnah bagi Ibu-Bapaknya didunia dan akhirat, sedangkan anak yang shaleh akan memberikan kebahagian, rahmat dan pengampunan Allah bagi Ibu-Bapaknya didunia dan di akhirat. sungguh berbahagialah Ibu-Bapak yang dapat mewariskan kepada anaknya ", adab yang baik", akhlak yang luhur", dan aqidah yang kuat, sesuai dengan tuntunan Nabi Saw:
مَا نَحِلَ وَالِدٍ وَلَدَهُ مِنْ نَحِلٍ أَفْضَلَ مِنْ أدَبٍ حَسَنٍ.
Artinya:
" Tiada pemberian dari orang tua untuk anaknya yang lebih berharga dari pada adab( pendidikan agama) yang sebaik-baiknya". (HR.at-Turmudz)
itulah pusaka yang kekal abadi yang tak akan habis-habisnya yang tidak dapat dicuri dan dirampok oleh orang lain, suatu pusaka yang jauh lebih berharga dari pusaka yang berupa hart benda, emas dan permata.
Wassalamua'laikum warahmatullahi wabarakatu
:) salam ukhti wa akhi !
untuk ceramah lainya klik di sini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimah Kasih telah berkunjung. semoga apa yang ada bermanfaat bagi kalian semua.